Rembug Stunting Desa: Bersama Mewujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas
Stunting masih menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Desa bersama berbagai pihak terkait menggelar kegiatan Rembug Stunting Desa sebagai wadah musyawarah untuk menyusun langkah-langkah pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu.
Kegiatan rembug stunting ini melibatkan perangkat desa, kader kesehatan, bidan desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat. Melalui forum ini, peserta berdiskusi mengenai kondisi kesehatan ibu dan anak, faktor penyebab stunting, serta program prioritas yang akan dilaksanakan di tingkat desa.
Rembug stunting menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita. Selain itu, forum ini juga bertujuan menyepakati berbagai usulan kegiatan yang mendukung percepatan penurunan angka stunting, seperti pemberian makanan tambahan, edukasi pola asuh, peningkatan sanitasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif. Melalui rembug stunting, desa menunjukkan komitmennya dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal utama pembangunan di masa depan.
"Pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat untuk memastikan setiap anak tumbuh sehat dan mencapai potensi terbaiknya."
5 Kalurahan di Kapanewon Cangkringan sudah melakukan Rembug Stunting. Rembug Stunting dan Muskal DTKS Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Awal tahapan sebelum melaksanan Muskal RKPKal 2027.
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar